Awalnya saya tidak berfikir untuk kuliah, bahkan sudah banyak guru guru yg merekomendasikan saya untuk ikun snmptn, sbmptn dll. Tapi saya selalu bilang saya tidak mampu pak, sudah bisa sekolah saja saya senang. Dan ibu saya juga selalu melarang untuk kuliah karna biaya yg sangat besar.
Kemudian wali kelas saya memberitahu saya bahwasannya ada beasiswa BPDPKS dan kebetulan ditahun sebelumnya sudah ada kakak tingkat yang lulus terutama di PLPP Yogyakarta, akhirnya saya memutuskan untuk membujuk ibu saya agar mau merestui saya untuk ikut tes beasiswa, butuh waktu berbulan bulan untuk meyakinkan ibu saya dan pada akhirnya ibu saya merestui saya untuk ikut beasiswa ini.
Persyaratan yang begitu rumit sempat membuat saya dan ibu tidak dapat tidur dengan nyaman, hingga hari kelulusan administrasi saya dinyatakan “lulus administrasi ” lalu dilanjutksn dengan test “pengetahuan” tes harus menggunakan laptop tidak bisa menggunakan hp karena banyak yg bermasalah menggunakan hp . Allah hadirkan orang baik dalam hidup saya yang dengan senang hati meminjamkan saya lapto.
Saat ujian tiba sempat terjadi kendala karna wajah saya tidak dapat terlihat dikamera pengawas, tapi kemudian teman saya bilang tetap fokus jangan panik. Pada akhirnya saya mengerjakan nya dengan fokus, hampir pusing, mual karna melihat soal yang begitu memainkan logika. Pada akhirnya ujian bisa saya selesaikan dengan baik dan lanjut ke wawancara
Ketika wawancara, tidak dipungkiri rasa gemetar dan jantung berdebar adalah yg saya rasakan. Saya menunggu 1 jam sebelum diwawancara. Saya selalu berdoa, bahkan disepertiga malam doa itu tak pernah putus agar saya bisa lulus beasiswa Di BPDPKS tepatnya di Yogyakarta.
Thanks for allah telah menjawan doa doa ku
Thanks for ibu berkat doamu dan restumu
Thanks for temen temen dan keluarga yang telah mendoakan
Thanks for orang baik yang telah membatu dari pendaftaran hingga kelulusan
Aku menyayangi Kalian❤